BATIK GALUH

         Pada era tahun 1980 an bahwa di desa Galuh Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga, sudah terkenal dengan batiknya yaitu batik tulis yang dengan menggunakan alat sederhana berupa canting dan kompornya pun terbuat dari tungku bahan bakarnya adalah kayu bakar., hampir semua rumah pasti ada orang yang bisa membatik, sayangnya pada saat itu belum ada yang bisa produksi sampai barang jadi , hanya sebagai pembatik saja, upahnya pun sangat kecil sekali tidak sesuai dengan hasil pekerjaannya sebagai pembatik. Akan tetapi semangat mereka untuk tetap membara dalam membatik demi anak dan keluarga, mayoritas pembatiknya adalah ibu-ibu.Seiring dengan perkembangan zaman yang sangat pesat, maka lambat laun juga pembatik desa Galuh selalu berkurang, apalagi bagi anak perempuan yang sudah putus sekolah, baik dari lulusan SLTP atau pun SLTA, mereka enggan sebagai pembatik. Mereka lebih memilih bekerja sebagai karyawan diperusahaan Bulu mata ataupun bekerja sebagai karyawan swasta lainnya, karena gaji yang menyakinkan.
Akan tetapi para pembatik tidaklah berhenti mereka tetap berjalan membatik, walau mereka hanya sebagai buruh batik namun semangatnya tetap membara, dan akhir pada tahun 2014 muncullah pembatik yang bisa produksi ( dari bahan batik sampai dengan barang jadi berupa, pakain batik dll) Dan sampai saat ini batik desa Galuh tetap exsis dan sekarang banyak muncul pembatik pembatik yang sudah bisa mandiri diantaranya ada “BATIK WARDI, BATIK IBU KOSIYAH, BATIK IBU LASIYAH, BATIK IBU WARIAH dan masih banyak lagi pembatik pembatik yang sudah mahir.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *