Pada era tahun 1980 an bahwa di desa Galuh Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga, sudah terkenal dengan batiknya yaitu batik tulis yang dengan menggunakan alat sederhana berupa canting dan kompornya pun terbuat dari tungku bahan bakarnya adalah kayu bakar., hampir semua rumah pasti ada orang yang bisa membatik, sayangnya pada saat itu belum ada yang bisa produksi sampai barang jadi , hanya sebagai pembatik saja, upahnya pun sangat kecil sekali tidak sesuai dengan hasil pekerjaannya sebagai pembatik. Akan tetapi semangat mereka untuk tetap membara dalam membatik demi anak dan keluarga, mayoritas pembatiknya adalah ibu-ibu.Seiring dengan perkembangan zaman yang sangat pesat, maka lambat laun juga pembatik desa Galuh selalu berkurang, apalagi bagi anak perempuan yang sudah putus sekolah, baik dari lulusan SLTP atau pun SLTA, mereka enggan sebagai pembatik. Mereka lebih memilih bekerja sebagai karyawan diperusahaan Bulu mata ataupun bekerja sebagai Shopkeeper, karena gaji yang menyakinkan.